Alokasi pengeluaran uang bagi mahasiswi
Gaya Hidup Millenial

Uang Mahasiswi Cepat Habis Sebelum Waktunya, untuk Apa Saja?

Pernahkah Anda menghitung berapa jumlah uang saku yang dimiliki oleh para mahasiswi? Ya, jika dilihat sekilas, mahasiswi terlihat memiliki kebutuhan yang lebih besar.

Selain kebutuhan untuk kuliah, makan dan uang kosan, kebutuhan lain yang dianggap penting bagi mahasiswi juga harus masuk dalam hitungan.

Bahkan mungkin uang saku yang diberi orang tua harus habis sebelum waktunya. Lalu apa saja kebutuhan tambahan lain itu yang membuat uang mahasiswi jadi cepat habis bahkan sebelum waktunya?

4 Hal yang Membuat Uang Saku Mahasiswi Habis Sebelum Waktunya

Berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin menyebabkan uang mahasiswi cepat habis sebelum waktunya.

1. Perawatan Tubuh

Penampilan menjadi hal yang harus diperhatikan setiap orang, tak terkecuali mahasiswi. Mungkin memang tidak semua, namun kebutuhan untuk merawat tubuh menjadi salah satu hal yang membuat uang saku para mahasiswa jadi lebih cepat habis.

Jika Anda bukan mahasiswi yang berasal dari keluarga mampu, perawatan tubuh mungkin bisa dilakukan sendiri dengan menggunakan produk dan bahan alami yang tentunya lebih murah.

2. Kosmetik

Berbicara penampilan, mahasiswi juga pasti tidak lepas dari kebutuhan kosmetik. Jika perawatan tubuh bisa dilakukan sendiri di rumah, peralatan kecantikan atau kosmetik memang harus dimiliki oleh mahasiswi untuk menunjang penampilannya.

Setidaknya, produk seperti lipstick, bedak, parfum merupakan benda yang harus digunakan ketika bepergian baik untuk kuliah ataupun sekedar hangout. Lipstick pun setidaknya para mahasiswi memiliki lebih dari 1 warna. Jadi, bisa dihitung sendiri, berapa budget yang harus dikeluarkan untuk kebutuhan kosmetik ini.

3. Pakaian

Masih berkaitan dengan penampilan, setiap mahasiswi pasti membutuhkan pakaian agar tetap tampil baik dan rapi. Apalagi untuk kebutuhan kuliah. Beberapa orang pasti membutuhkan pakaian yang berbeda antara pakaian untuk kuliah dan pakaian untuk bermain di luar. Setidaknya dengan menggunakan pakaian yang rapi kegiatan perkuliahan juga diharapkan bisa berjalan dengan lancar.

4. Travelling

Meskipun bukan kebutuhan utama, namun ketika sekalinya para mahasiswi ingin melakukan perjalanan traveling, bisa dipastikan uang saku mereka akan habis sebelum waktunya. Kegiatan traveling ini biasanya dilakukan untuk mengisi akhir pekan atau libur panjang dari kuliah.

Apalagi bagi mahasiswi yang berasal dari daerah lain, kegiatan traveling tak akan dilewatkan untuk sekedar melepas penat setelah kegiatan perkuliahan yang panjang serta tugas-tugas yang melelahkan. Hal ini sekaligus juga dilakukan untuk mengenal lebih dalam daerah tempatnya tinggal selama beberapa tahun menjalani perkuliahan.

 

Menjadi mahasiswi bukan harus selalu identik dengan kuliah atau mengerjakan tugas saja. Ketika dipikirkan lagi, menjalani kehidupan sebagai mahasiswi juga mengajarkan Anda bertahan hidup disaat uang saku yang diberikan orang tua sudah habis.

Tidak hanya untuk kebutuhan hidup dan mengerjakan tugas saja, beberapa hal di atas juga bisa menjadi penyebab habisnya uang saku mahasiswi sebelum waktunya.